Bantuan untuk Mahasiswa Kurang Mampu dari Dosen & Pegawai FDD

WUJUD KEPEDULIAN, DOSEN DAN PEGAWAI FAKULTAS DHARMA DUTA UHN SUGRIWA BANTU MAHASISWA KURANG MAMPU

BANGLI, UHN SUGRIWA – Rasa manyama braya dan saling asah, asih, lan asuh diimplementasikan oleh Fakultas Dharma Duta (FDD) Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Salah satunya melalui bantuan yang diserahkan kepada salah satu mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi dan Penerangan Agama, Seldi. Mahasiswa asal Sulawesi Barat ini memiliki semangat belajar tinggi dan berprestasi, namun terhimpit permasalahan ekonomi.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Dekan FDD, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag. didampingi Wakil Dekan I, Dr. I Gede Sutarya, SST.Par., M.Ag; Wakil Dekan II, Dra. Ni Gusti Ayu Kartika, M.Ag; Ketua Jurusan Hukum, Ida Bagus Sudharma Putra, SH., MH; dan Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi dan Penerangan Agama, S.Ag., M.Fil.H di ruangan Dekan FDD kampus Bangli, Senin (25/4). Bantuan sementara yang diserahkan berupa smartphone, mengingat yang bersangkutan sangat membutuhkannya untuk menunjang kegiatan perkuliahan. “Ini adalah bentuk kepedulian kami di Fakultas Dharma Duta. Bantuan yang diserahkan berasal dari donasi yang dikumpulkan para dosen dan pegawai,” ungkap Dekan FDD seraya mengapresiasi semangat jajarannya.

Dr. Ananda berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Semester II tersebut. Dengan demikian, kedepan tetap bisa mengikuti perkuliahan dengan baik. Di samping itu, pihaknya berencana mengalokasikan sebagian donasi yang terkumpul untuk membeli sepeda motor. Nantinya sepeda motor tersebut bisa digunakan oleh mahasiswa FDD yang kurang mampu yang memiliki keperluan terkait perkuliahan. Hal ini secara tidak langsung juga memromosikan asrama bagi mahasiswa lainnya. “Dia dan teman-temannya sangat berharap adanya alat transportasi sehingga memudahkan mobilitas mereka dalam mengurus keperluan akademik,” lanjut Dekan.

Saat ini Seldi diketahui tinggal di asrama kampus Bangli. Dirinya menuturkan kondisinya yang sedang mengalami permasalahan perekonomian. Ia merupakan anak yatim, namun memiliki semangat tinggi untuk kuliah. Sebelum tinggal di asrama kampus Bangli, anak laki-laki satu-satunya dari lima bersaudara ini, sempat bekerja di sebuah warung di Denpasar. “Yang bersangkutan sempat menuturkan kondisinya saat ini. Penuturannya itu juga dibenarkan oleh teman-temannya di asrama,” ungkap salah satu inisiator donasi, Ida Bagus Sudharma Putra, SH.MH.

Dari penuturannya, lanjut IB Sudharma, mahasiswa tersebut ingin tetap lanjut kuliah karena ingin ‘mengubah nasib’. Meskipun dengan berbagai tantangan yang dihadapi, sejauh ini tekadnya tetap kuat. Bahkan terakhir dirinya mencatatkan IPK 3,8. “Kami sepakat membelikan handphone karena saat kuliah daring, yang bersangkutan menumpang ke temannya. Jadi satu hp atau laptop berdua. Sebelumnya dia punya hp, tapi rusak dan tidak bisa diperbaiki,” terangnya.

Selain itu, sementara diberikan pula bantuan untuk kebutuhan sehari-hari. Di samping itu, yang bersangkutan juga dibimbing untuk mengurus beasiswa sehingga bisa tetap lanjut kuliah kedepannya.

Sementara Seldi sangat berterima kasih atas dukungan para dosen FDD yang rela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu kelanjutan perkuliahannya. Dirinya pun bertekad untuk menempuh perkuliahan hingga tuntas. (*)