Pembekalan Praktikum Industri Pariwisata oleh DPD ASITA

ASAH SKILL, JURUSAN PARBUD UHN SUGRIWA SEBAR 103 MAHASISWA PIP

BANGLI, UHN SUGRIWA – Prodi Industri Perjalanan Jurusan Pariwisata Budaya Fakultas Dharma Duta UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar melaksanakan Pembekalan Pratikum Industri Perjalanan (PIP), Kamis (30/6) di kampus Bangli. Kegiatan dibuka Wakil Dekan I, Dr. I Gede Sutarya, SST.Par., M.Ag., bersama Wakil Dekan II Dra. Ni Gusti Ayu Kartika, M.Ag. didampingi Kejur Pariwisata Budaya Dr. I Wayan Wiwin, SST.Par.,M.Par.

Turut hadir, Kabag TU FDD Ni Wayan Erawati Trisnasari, SE; Sekjur Parbud, Ni Komang Sudarningsih, S.Ag.,M.Pd.H; dan Ketua Panitia l, Astrid Krisdayanthi, M.Si. Hadir selaku narasumber, Ketua DPD Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA), I Putu Winastra, S.Sos.

Di hadapan 103 peserta, yang merupakan mahasiswa Parbud SMT IV tersebut, Wakil Dekan I menerangkan kegiatan PIP sebagai ajang pembelajaran di lapangan industri pariwisata bagi mahasiswa. Hal ini penting sebagai bentuk aplikasi teori yang sebelumnya telah didapatkan di kelas selama pembelajaran perkuliahan.

Dr. Sutarya mendorong peserta aktif selama kegiatan. “Mahasiswa harus rajin bertanya, rajin belajar, memiliki hospitality yang bagus. Sebagai orang pariwisata harus aware terhadap perkembangan pariwisata dan perubahan-perubahan yang terjadi dalam industri pariwisata,” katanya.

Di sisi lain, peran ASITA sangat strategis saat pandemi, dalam membangkitkan pariwisata. Diperlukan adanya kerjasama yang solid antar pelaku pariwisata sehingga tercipta kesinambungan dalam bisnis pariwisata.

Dikatakan Putu Winastra, ASITA memiliki tiga tujuan, enam tugas pokok, dan lima fungsi. Dalam membangun sebuah bisnis dalam pariwisata, menurutnya dibutuhkan diversity product, quality product, and quality service.

Sementara dalam pengembangan sport tourism, Bali dikatakan sudah mengembangkan spot-spot penting. Ia pun mendorong kemampuan berbahasa asing. Berani menggunakan bahasa asing menurutnya penting demi meningkatkan citra pariwisata yang lebih baik.

Pratikum dilaksanakan selama dua bulan, hingga Agustus mendatang. Kegiatan pratikum dilakukan pada 33 lokasi yang tersebar di seluruh Bali dan juga lima Lokasi di luar Bali, yang terdiri dari Travel Agent, Hotel, Villa, dan Dinas terkait.

Jurusan Parbud akan memperpanjang membership dengan ASITA sehingga dapat berkolaborasi lebih jauh dalam pengembangan pariwisata. (sas/nya)