Gianyar , Dharma Duta - Memasuki awal perjalanan akademik tidak selalu harus dimulai dari ruang kelas. Hal tersebut ditunjukkan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Industri Perjalanan Fakultas Dharma Duta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar melalui kegiatan Bali Clean Up yang dilaksanakan di Pantai Pering, Gianyar, Bali.
Kegiatan bersih-bersih lingkungan tersebut menjadi langkah awal mahasiswa Program Studi Industri Perjalanan untuk mengenal lingkungan dan alam secara lebih dekat sebelum memulai aktivitas perkuliahan sesuai jadwal akademik. Pantai dipilih sebagai ruang belajar terbuka, tempat mahasiswa dapat melihat secara langsung persoalan kebersihan lingkungan sekaligus memahami pentingnya menjaga daya tarik alam sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan aktivitas pariwisata.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Wakil Dekan III Fakultas Dharma Duta, Dr. I Gst. Ngr. Pertu Agung, S.Sn., M.Ag., turut hadir bersama Kaprodi Industri Perjalanan, Ni Komang Sudarningsih, S.Ag., M.Pd.H., dan Sekprodi Industri Perjalanan, Dr. Ida Ayu Kartika Maharani, S.E., M.M. Selain itu, dosen homebase dan mahasiswa juga berbaur dalam kegiatan membersihkan kawasan pantai.
Tidak sekadar memungut sampah, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun kesadaran bahwa lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan kehidupan. Terlebih bagi mahasiswa Industri Perjalanan, pemahaman terhadap lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan bagaimana destinasi wisata dipelihara, dikelola, dan diperkenalkan secara bertanggung jawab kepada masyarakat maupun wisatawan.
Dalam arahannya, Wakil Dekan III Fakultas Dharma Duta, Dr. I Gst. Ngr. Pertu Agung, S.Sn., M.Ag., menekankan agar kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial di awal perkuliahan. Mahasiswa diharapkan menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari karakter dan kebiasaan selama menjalani kehidupan akademik. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kaprodi Industri Perjalanan, Ni Komang Sudarningsih, S.Ag., M.Pd.H., mengarahkan mahasiswa agar kegiatan Bali Clean Up menjadi pengalaman awal untuk memahami hubungan antara lingkungan, masyarakat, dan keberlangsungan pariwisata. Lingkungan yang terjaga merupakan modal penting bagi pengembangan destinasi, sementara mahasiswa sebagai calon insan pariwisata memiliki tanggung jawab untuk ikut merawatnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata penerapan nilai Tri Hita Karana, khususnya dalam membangun hubungan harmonis antara manusia dengan alam atau Palemahan. Kepedulian terhadap kebersihan pantai menjadi tindakan sederhana yang memiliki makna lebih luas: menjaga alam berarti menjaga ruang kehidupan bersama dan memastikan lingkungan tetap dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.
Kebersamaan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini juga memberikan warna tersendiri bagi awal perjalanan akademik mahasiswa. Interaksi yang berlangsung di luar kelas membuka ruang kedekatan sekaligus membangun kesadaran bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui materi perkuliahan, tetapi juga melalui pengalaman dan keterlibatan langsung dengan lingkungan.
Melalui Bali Clean Up, HMJ Industri Perjalanan berharap kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin tumbuh. Pantai Pering diharapkan tetap terjaga kebersihannya, terbebas dari pencemaran, dan dapat menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Langkah kecil yang dilakukan bersama tersebut menjadi pesan bahwa mencintai alam tidak cukup hanya dengan membicarakannya. Ia membutuhkan tindakan nyata, dimulai dari lingkungan terdekat dan dilakukan secara berkelanjutan.
Om Santih, Santih, Santih Om.
Galeri Foto