Denpasar, Dharma Duta - Civitas Akademika Fakultas Dharma Duta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka Piodalan di Tugu Karang, Rabu (30/9/2026). Persembahyangan berlangsung di Kampus Fakultas Dharma Duta, Jalan Ratna Nomor 51, Denpasar, bertepatan dengan Buda Kliwon Wuku Ugu.
Kegiatan persembahyangan dipimpin oleh Jro Mangku Made Simen dan berlangsung dengan khidmat. Pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta unsur civitas akademika Fakultas Dharma Duta mengikuti rangkaian persembahyangan dengan penuh kebersamaan sebagai wujud bhakti dan rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Piodalan di Tugu Karang menjadi salah satu momentum bagi civitas akademika untuk sejenak berhenti dari rutinitas akademik dan kelembagaan, kemudian bersama-sama memanjatkan doa untuk keharmonisan serta kelancaran pelaksanaan tugas. Tradisi keagamaan seperti ini juga menjadi bagian dari kehidupan kampus yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi turut memberikan ruang bagi penguatan nilai spiritual.
Dekan Fakultas Dharma Duta, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag., bersama jajaran pimpinan fakultas turut mengikuti persembahyangan. Momentum piodalan tersebut dimaknai sebagai kesempatan untuk memohon kerahayuan serta kelancaran dalam menjalankan berbagai tanggung jawab pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa.
Melalui persembahyangan bersama ini, keluarga besar Fakultas Dharma Duta memanjatkan doa agar seluruh civitas akademika UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar senantiasa diberikan kerahayuan, kesehatan, kebijaksanaan, ketenteraman, dan kelancaran dalam menjalankan dharma pendidikan.
Bagi civitas akademika Fakultas Dharma Duta, pelaksanaan piodalan juga menjadi ruang untuk mempererat rasa kebersamaan. Kebersamaan dalam kegiatan keagamaan diharapkan dapat terus terpelihara dan menjadi kekuatan moral dalam menjalankan tugas masing-masing, baik dalam proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pelayanan akademik.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai kehidupan Hindu yang menempatkan keharmonisan sebagai bagian penting dalam menjalani kehidupan. Dengan suasana batin yang tenang dan hubungan yang harmonis, seluruh unsur kampus diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan lebih baik.
Dumogi rahayu sareng sami.
Om Santih, Santih, Santih Om.
Galeri Foto