Denpasar, Dharma Duta - Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Dharma Duta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Tim dosen Program Studi Kewirausahaan berhasil memperoleh pendanaan penelitian melalui Program Riset MoRA The Air Funds Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya civitas akademika UHN I Gusti Bagus Sugriwa dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi melalui penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pengembangan potensi daerah.
Tim peneliti terdiri atas Dr. Ida Ayu Kartika Maharani, M.M., I Komang Kumara Wijaya, S.E., M.Ak., dan Ida Ayu Putu Ayunda Aprilia Sugiantari, S.Ak., M.Ak. Penelitian tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan dosen dari perguruan tinggi lain, sehingga memperluas jejaring akademik sekaligus membuka ruang pertukaran keilmuan dalam pengembangan riset.
Proposal yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut mengangkat judul “Model Eksperimental Sequential Circular Creative Tourism Berbasis Tri Hita Karana untuk Meningkatkan Visit Intention dan Dukungan Circular Tourism pada Produk Ekonomi Kreatif Bali.” Penelitian ini mengusung pendekatan yang memadukan konsep pariwisata kreatif, circular tourism, ekonomi kreatif, dan nilai Tri Hita Karana dalam melihat pengembangan produk ekonomi kreatif Bali.
Skema pendanaan yang diperoleh mencakup dukungan dana dalam jumlah ratusan juta rupiah serta pelaksanaan penelitian dengan skema multi-years. Dukungan tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi tim peneliti untuk melaksanakan penelitian secara bertahap, mengembangkan model yang ditawarkan, serta menghasilkan luaran penelitian yang diharapkan memiliki nilai akademik dan manfaat praktis.
Dekan Fakultas Dharma Duta, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih tim dosen Program Studi Kewirausahaan. Menurutnya, keberhasilan memperoleh pendanaan penelitian merupakan bentuk kepercayaan terhadap kapasitas dosen sekaligus menjadi dorongan bagi sivitas akademika fakultas untuk semakin aktif menghasilkan penelitian yang memiliki relevansi dengan persoalan dan potensi yang ada di masyarakat.
Dekan juga menekankan pentingnya membangun budaya penelitian melalui kolaborasi. Menurutnya, kerja sama dengan dosen dari perguruan tinggi lain dapat memperkaya perspektif keilmuan dan membuka peluang bagi lahirnya penelitian yang lebih kuat. Bagi Fakultas Dharma Duta, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen pada program studi lainnya untuk terus mengembangkan proposal penelitian serta memanfaatkan berbagai peluang pendanaan riset yang tersedia.
Penelitian yang mengangkat Tri Hita Karana sebagai salah satu basis pengembangan model juga dinilai memiliki relevansi dengan konteks Bali. Nilai keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan dapat ditempatkan sebagai perspektif dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang tidak semata berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Melalui penelitian tersebut, tim diharapkan dapat menghasilkan model eksperimental yang memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai hubungan antara produk ekonomi kreatif, pengalaman wisata, minat berkunjung, dan dukungan terhadap praktik circular tourism. Hasil penelitian nantinya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian akademik maupun praktik pengelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.
Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Program Studi Kewirausahaan dalam mendorong kegiatan akademik yang tidak berhenti pada ruang perkuliahan. Penelitian menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berbasis pengetahuan, inovasi, dan pemecahan persoalan nyata, sekaligus membuka peluang keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan keilmuan dan kegiatan riset.
Fakultas Dharma Duta menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh tim peneliti atas capaian tersebut. Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi